Tampilkan postingan dengan label elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektronik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 September 2014

modif power ocl

Modifikasi Power Amplifier OCL
Kronologi sang perakit amplifier pemula Power amplifier 150W OCL sebagian besar para penggemar elektronik pemula telah merakit jenis power amplifier ini, sebab harga nya murah, mudah dirakit, bisa langsung jadi, atau bahkan di toko elektronik sudah dikemas dalam bentuk KIT yang sudah siap dipasang(harga sekitar 60ribu), jadi lebih mudah lagi bagi pemula untuk membuatnya. Setelah rakitan sudah dilengkapi dengan power supply(Trafo ERA CT 32V/ 5Amp harga sekitar 150ribu dan elco 10.000uF/50V serta dioda bridge), dan tone control(kit seri-007 harga sekitar 25ribu), terus box merek profile yang harganya sekitar 75rbu, maka terbentuklah sebuah amplifier hasil rakitan sendiri, dan setelah dicoba........jreng....bunyi.....uih bangga dan dalam dirinya memuji sendiri, tapi kebanggaan tersebut tidak berlangsung lama, suara yang dihasilkan tidak sesuai dengan keinginan hatinya,....kemudian tanya kesana kemari barangkali ada saran atau informasi yang menuntun untuk mencapai keinginan hatinya. Apa sih sebenernya keinginan para perakit pemula dalam hatinya? Yah sudah jelas dan hampir 90% penggemar musik punya keinginan sama yaitu suara mantap, Bass besar, semendeg vokal linier, trebel halus yang sebagai pembanding biasanya suara musik dari stereo set merk Digitec atau polytron, mengapa? Karena kualitas suara dari merk tersebut memang banyak orang memujinya, walaupun belum memilikinya......apalagi kalau sudah memiliki sendiri....pasti jadi kebanggaan, lebih bangga lagi kalau hasil dari karya rakitan sendiri. Nah inilah selera para penggemar musik kita rata rata menginginkan suara seperti stereo set merek tsb, sebelum mencapai suara seperti itu, pasti perakit amplifier masih berusaha untuk mencapainya........ Informasi dan juga saran yang menunjang proyeknya sedang dibutuhkannya, sehingga berkunjung ketempat teman yang dianggap lebih tahu, semoga mendapat pencerahan, atau solusi. "Pasang GALAXY" poling dari teman 80% menyarankan penambahan kit tersebut, dan cihuwih........setelah ditambah galaxy suara lebih mantab..bass bertambah besar.......trebel jadi halus....Sudah puaskah????...Sudah banggakah???......sementara sudah....proyek sementara dianggap cukup sudah mumpuni, walaupun sebenarnya belum 100% sesuai keinginan hatinya. Lalu mikir lagi, apakah salon belum memadai?(misalnya yang dimiliki speaker merek canon jenis fullrange 12 inci). Apa harus ganti speaker ya, berkunjung lagi ketempat teman yang memakai amplifier rakitan sendiri juga dan didengar kok lebih enakan, ternyata speaker yang dipakai berbeda dengan miliknya,  harga lebih mahal atau jenis yang berbeda dari yang dia miliki, saking penasaranya amplifier milik teman dipinjam dicoba dirumahnya begitu juga sebaliknya amplifier miliknya dibawa ke teman.........ehhh.....hasilnya sama seperti yang dia buat (yang dibuat dari jenis yang sama) sehingga semakin yakin kalau ganti speaker akan lebih bagus. Setelah bertanya tentang harga speaker milik temannya ternyata harganya 2 kali dari speaker miliknya, sehingga dia berambisi untuk membeli speaker dengan harga yang 3 kali milik temannya, alias 5 kali dari harga speaker yang telah dimilikinya, dengan harapan suara yang diinginkan tercapai. Ambisinya diwujudkan beli speaker dengan harga 5 kali dari speaker semula, sampai sampai uang ditabungan habis bahkan sampai utang sama temannya, demi tercapai keinginannya. Dengan keyakinan yang mantap dan sangat yakin akan berhasil, digantilah speaker tersebut dengan harga yang sangat mahal,.....kemudian dengan membaca "Bismillahi rahmaani rahiim" dihidupkalah amplifier rakitannya........dan jreeeeengggg........apa yang terjadi............ cekelan bathuk..........sambil menggumam sendiri........kok podo wae........koyo sing murah? Deleg-deleg sambil kecewa.....yang semula wajahnya bersinar dengan penuh semangat, seketika berubah menjadi gelap, dan harapan musnah, dibunuhnya amplifier tersebut dengan kesal dan geram steker dari stop kontak PLN dicabut dengan kerasnya, dan hampir saja amplifier yang dibuatnya dibanting, karena sangat kecewa, sebab sudah dibiayai sangat mahal tapi toh tidak berhasil tercapai kenginannya. Itulah sekelumit kronologi sang perakit pemula, yang dianggapnya sangat mudah untuk membuat amplifier sendiri, dan cerita diatas tidak hanya dialami oleh pemula saja, bahkan yang telah menyandang predikat perakit amplifier profesional juga, masih mengalami hal semacam itu, namun karena dengan pengalamannya dan ketekunan melalui berbagai percobaan dan pemodifikasian, dari berbagai sumber dalam mewujudkan kualitas suara yang menurut orang lain sudah layak, enak didengarkan.......ternyata perjalanannya sangat panjang dan membosankan, benarkah demikian? Benar....dan betul sekali..... Sebab saya sendiri pernah mengalaminya.....berbagai macam cara, berbagai macam produk dari toko, telah di aplikasikan dalam mencapai suara yang berkualitas, walaupun hasil akhirnya belum mencapai 100% hi-fi. Suara yang berkualitas(Hi - Fi  = High Fidelity) bukan harus dari komponen yang mahal mahal, atau dengan penerapan modul yang dipasang banyak, bahkan dengan modul yang dipasang semakin banyak semakin memperburuk kualitas suara yang dihasilkan. Atau dengan power amplifier dengan daya keluaran yang besar......misalnya sampai 300 Watt, atau 500 Watt, itu bukan jaminan untuk menghasilkan suara yang berkualitas, lalu apa yang jadi referensi untuk menghasilkan suara berkualitas (hi  -  fi)?  Refrensi untuk menghasilkan suara berkualitas adalah, memendekan sistim dan memperbesar penguatan (GAIN) reproduksi suara, semakin pendek sistim, noise(desah) semakin rendah atau kecil, sehingga penambahan modul semakin banyak akan memperpanjang sistim reproduksi suara, akhirnya memperbesar nois/his atau suara mendesis seperti suara kompor penjual nasi goreng dirungoake kupinge plimpingen. Bagaimana cara untuk memperoleh kualitas suara hi - fi?  Syarat mutlak yang harus dipenuhi yaitu, jumlah penguat (op-amp) sesedikit mungkin dan penguatan sistem (gain) sebesar mungkin dengan komponen jenis ALN (Amp Low Noise). Mahal dong jadinya, memang sekilas menurut daftar harga lebih mahal dibanding jenis lainnya, misalnya 3 kali lipat harganya....tapi dengan rating daya rendah contoh Power OCL 300W utk input defrensial sudah memakai ALN (2SA564) cuma belum dioptimalkan pengutanya, dalam rangkaian OCL tersebut TR A564 hanya diserahi untuk penguatan sebesar 6 kali saja (+8dB) yang sebenarnya mampu sebesar 100 kali (+20dB) dan tr D438 ini juga jenis ALN dan diserahi tugas sebagai penguat 10 kali (+10dB) padahal mampu 120 kali (+21dB) nah berbekal dari sini mengapa harus menambah penguat jika masih mampu dioptimalkan? Dan dimanakah yang dianggap mahal? Yang semula ke 2 tr tersebut bekerja sebesar 8 + 10  = 18dB(60 kali) kenapa kita tidak membuat ke 2 tr tersebut bekerja pada 41dB(12.600 kali) saja? Sayang sekali bukan? Penguatan yang sangat besar yakni 12.600 cuma dipakai 60........waduh sayang amat. Nah saya mempunyai skema untuk mengoptimalkan ke 2 transistor supaya bekerja lebih optimal inilah skemanya..............ini namanya modifikasi (mengubah).
        Untuk memodifikasi power OCL yang sangat signifikan adalah sebagai berikut, perhatikan skema asli kebanyakan power Amplifier OCL :

                        Perhatikan gambar skema diatas dengan cermat, apa memang anda memiliki power yang anda buat dan skemanya mirip dengan skema tersebut?
          Marilah kita modifikasi agar diperoleh suara yang mumpuni walaupun dengan komponen apa adanya tanpa mengganti apapun, yang penting masih normal.

                       Setelah anda membuat rangkaian tersebut diatas maka mulailah dipasangkan pada kit power amplifier yang anda punyai, lalu dimana untuk memasang rangkaian ini? Biar mudah perhatikan lagi gambar berikut.




                      Setelah anda memasangkan rangkaian tersebut sesuai dengan petunjuk maka skema yang telah dimodifikasi akan tampak seperti gambar berikut, cocokanlah dengan skema dibawah ini, jika anda benar dalam memasangkannya lihat dan perhatikan dengan seksama apakah benar benar sudah cocok?
                Seandainya ada perbedaan nilai komponen yang tidak sama persis, dan ada selisih sedikit tidak masalah, misal 33K dan 30K tidak perlu diganti, tetapi elco yang terpasang misal 47uF yang telah di modif 100uF harap disesuaikan karena nilai komponen selisihnya besar, atau 100%. Jika anda merasa telah mencermati dan sudah sesuai dengan skema tersebut, silakan diteliti ulang jangan2 solderan tidak menyambung dengan sempurna, atau bahkan ada kelebihan timah solder yang mbleber, dan mengakibatkan hubung singkat, bersihkan agar tidak terjadi masalah.
                Sekarang power hidupkan dengan disertai membaca "Bismillah" dan jeglug tanda aliran listrik masuk kepower, perhatikan ada suara apa setelahnya? Jika tidak ada suara @#%!&? yang aneh, berarti anda berhasil dalam memodifikasi, masukan audio misal DVD sebelumnya volume tutup dulu, perlahan lahan besarkan, adakah perubahan suara yang signifikan? Bass yang guwede banget, trebel yang huwalus, yang dinamakan spektakuler , 

                                     SUKSES BUAT ANDA dan SENANG BAGI SAYA.......

sebab ilmu yang saya bagikan bermanfaat bagi anda, terutama sekali bagi yang senang dan hobby elektronik..........sangat bermanfaat.


sumber:serbaacmatic.blogspot.com/cahyo pranoto

Rabu, 03 September 2014

konsep dasar listrik

KONSEP RANGKAIAN LISTRIK
Rangkaian listrik adalah interkoneksi dari sekumpulan elemen atau komponen penyusunnya ditambah dengan rangkaian penghubungnya dimana disusun dengan caradisusun caracara tertentu dan minimal memiliki satu lintasan tertutup.
lintasan tertutup yaitu suatu lintasan yang dimulai dari titik awal dan akan kembali lagi ke titik tersebut tanpa terputus dan tidak memandang seberapa jauh atau dekat lintasan yang kita tempuh.
Elemen
Elemen aktif yaitu elemen yang menghasilkan energi (sumber tegangan dan sumber arus)
Elemen pasif adalah tidak dapat menghasilkan energi (R, L, C)
R →menyerap energi (resistor, tahanan atau hambatan, satuannya Ohm : ΩΩ) )
L →menyerap energi, dapat menyimpan energi dalam bentuk medan magnet (induktor, lilitan, belitan atau kumparan)
C →menyerap energi, dapat menyimpan energi dalam bentuk medan listrik (kapasitor, kondensator)
Elemen berdasarkan jumlah terminal
Elemen listrik dua terminal
– Sumber tegangan
– Sumber arus
– Resistor ( R )
– Induktor ( L )
– Kapasitor ( C )
Elemen listrik lebih dari dua terminal
– Transistor
– Op Op-amp
ARUS LISTRIK
Simbol i (dari kata Perancis : intensite intensite), i (kecil), untuk fungsi waktu dan I (besar) untuk nilai sesaat. Satuan Ampere (A) Arus merupakan perubahan muatan terhadap waktu atau banyaknya muatan yang melintasi suatu luasan penampang dalam satu satuan waktu.
Arah arus listrik searah dengan arah pergerakkan muatan positif atau berlawanan arah dengan arah pergerakkan muatan negatif (elektron).
Muatan positif Atom yang kekurangan elektron (proton lebih banyak dari elektron)
Muatan negatif Atom yang kelebihan elektronAtom electron Simbol  
Q = muatan konstan
q = muatan tergantung waktu
muatan 1 elektron = -1,6021 x 10 10-19 Coulomb
1 Coulomb = -6,24 x 10 1018 18 elektron
Secara matematis arus didefinisikan :)
i=dq/dt
Mengapa ada Arus Arus?
-karena ada muatan yang bergerak
-karenaadakecepatan pada muatan
-karena ada percepatan yang  dialami muatan
-karena ada gaya (F=ma)(ma)
-karena ada medan listrik
-beda potensial (E=V/d)(d)
-beda muatan
-pemisahan  muatan-muatan positif  dengan muatan-muatan negatif
-Karena  ada   kerja yang memisahkan muatan
Jenis Arus searah(Direct Current/DC) Arus yang mengalir dengan nilai konstan Arus bolak-balik (Alternating Current/AC)Nilainya berubah-ubah secara periodik
Tegangan
Tegangan, beda potensial, atau voltage
adalah kerja yang dilakukan untuk menggerakkan satu muatan (sebesar satu coulomb) pada elemen atau komponen dari satu terminal/kutub ke terminal/ kutub lainnya,
atau pada kedua terminal/kutub akan mempunyai beda potensial jika kita menggerakkan/memindahkan muatan sebesar satu coulomb dari satu terminal ke terminal lainnya.Kerja yang dilakukan adalah energi yang dikeluarkan,
sehingga pengertian diatas dapat dipersingkat bahwa tegangan adalah energi per satuan muatan.
Secara matematis :
Volt (V) Alexander VoltaAlexander Volta
Ada dua cara memandang beda potensial
1. Tegangan turun turun/ / voltage drop Jika dipandang dari potensial lebih tinggi ke potensial lebih rendah.
2. Tegangan naik/ voltage rise Jika dipandang dari potensial lebih rendah ke potensial lebih tinggi.
Misal : Sesuai notasi polaritas pada gambar, V = 5 Volt
1. Beda potensial antara titik A dengan titik B sebesar 5 V
2. Titik A memiliki tegangan 5 Volt lebih tinggi dari titik B.
3. VA -VB = VAB = 5 Volt dan VBA = VB –VA = -5 Volt
Elemen Aktif
1. Sumber Tegangan Bebas /Independent Voltage Source
2. Sumber Tegangan Tidak Bebas/Dependent Voltage Source
1. SumberArusBebas/ Independent Current Source
2. SumberArusTidakBebas/ Dependent Current Source
Sumber ideal dan tidak ideal
Sumber Ideal adalah  sumber   yang tidak memiliki tahanan dalam.
Sumber tidak Ideal adalah mempunyai tahanan dalam
Energi
Kerja yang dilakukan oleh gaya sebesar satu Newton untuk memindahkan benda sejauh satu meter.
Berlaku hukum Kekekalan Energi tidak dapat dihasilkan dan tidak dapat dihilangkandapat dihilangkan
Energi hanya berpindah dari satu bentuk ke bentuk yang lain lainnya.
Contoh:
Pada Pembangkit Listrik Tenaga Air, energi dari air yang bergera bergerak berubah menjadi energi listrik,
energi listrik akan berubah menjadi energi cahaya dan energi panas
jika anergi listrik tersebut melewati suatu lampu.
Pada rangkaian listrik , bila ada suatu elemen  yang  mengirimkan energi,maka akan ada elemen/komponen lain menyerap  energi tersebut .
DAYA
Rata Rata-rata kerja yang dilakukan
Satuannya : Watt (W) James Watt
Daya secara matematis :
Daya P = v.i
Energi W = int/P.dt = v.i.t
Daya positif menyerap  energi
Daya negatif mengirim energi

merakit power ocl 150 watt

Belajar Merakit Power Amplifier
Seiring perkembangan jaman yang semakin maju, kita tidak lepas dari yang namanya music, baik itu anak-anak, orang dewasa maupun orang tua. Disini saya akan berbagi ilmu mengenai cara merakit power amplifier 150 watt, power ampli ini direkomendasikan untuk digunakan di dalam ruangan (indoor).
Pertama-tama yang kita siapkan adalah:
1.      Solder
2.      Timah
3.      Kabel
-         Kabel untuk audio disarankan memakai kabel yang berisi tiga berwarna transparan atau biasa disebut kabel head.
-         Sedangkan untuk kabel arus disarankan menggunakan kabel serabut yang berkualitas bagus, biasanya berdiameter besar berisi tembaga/serabut banyak.
4.       Box amplifier
Box amplifier bisa dibeli di toko-toko elektronik di dekat rumah anda, atau bisa juga membuat sendiri dari bahan triplek.
5.      Kit power amplifier
Kit yang dipakai yaitu kit power amplifier 150 watt stereo dengan transistor final transistor jengkol. Seri 2N3055 dan pasangannya.

6.      Kit Tone control
7.      Power Suply
Terdiri dari
a.      Travo disarankan menggunakan travo minimal 5A murni
b.      Elco 10.000uf 50 volt (dua buah)
c.       Diode 4buah/ bisa juga menggunakan diode jenis kotak (diode kiprok)
Rangkaian power suply seperti dibawah ini:

8.      Speaker
a.      Speaker woofer dua buah (disarankan memakai speaker 10” kalo bisa gunakan ACR)
b.      Speaker twiter  dua buah
Box speaker disarankan untuk membeli yang sudah jadi saja.
Setelah semua alat dan bahan sudah tersedia, sambungkan kit seperti gambar di bawah ini.

Gambar skema penyambungan power amplifier
Untuk arus tone control yang 12v, kita bisa menggunakan fasilitas extra pada travo, biasanya arus tersebut 0,5 – 1 ampere 12-18volt.
Setelah semuanya terpasang dengan benar, coba cek sekali lagi apakah ada kekeliruan dalam pemasangannya apa belum. Jika sudah benar-benar yakin tidak ada kesalahan, maka kita bisa mencoba membunyikan power rakitan kita tersebut.
coba nyalakan power dengan posisi volume minimal, jangan diberi input audio dulu, kita coba dengan memegang kabel input lalu kita putar volume sedikit demi sedikit, apabila ada suara “duuuu.....ttt” berarti power rakitan tersebut sudah jadi dan berfungsi normal, setelah itu baru kita coba dengan member singnyal audio bisa dari Hp, VCD, Radio dll..
Selamat mencoba…!!